Surat Permintaan Maaf Terbuka


Maaf beribu maaf ini saya sampaikan kepada seluruh pengguna Internet yang merasa pernah saya sakiti, dari segi tekstual maupun gambar yang saya lontarkan, karena ini sifat saya yang tidak pernah luput dari dosa. Saya sadar, hidup didunia ini tidak hanya sekedar mencari, tapi harus bisa bermanfaat dan memberi makna. saya masih teringat dengan kata-kata itu, dan kemudian saya renungkan, betapa bodohnya saya yang hanya mencari kepuasan dalam hidup saya hingga aku bangkit untuk berintropeksi diri.

Saya juga tahu ujuan akhir hidup saya adalah berupa liang yang gelap tanpa ada celah udara maupun cahaya yang masuk. Hal ini teringat ketika saya mendengarkan salah satu suluk klasik yang biasanya dilagukan ketika sehabis adzan jaman dulu. Dan salah satu penggalan liriknya adalah: ….ditumpakke kreto jowo, rodane roda menungso ditutupi ambyang ambyang, disirami banyune kembang…..

Jujur ketika saya menulis ini, saya merasa bahwa saya tidak berguna dengan semua kepuasan-kepuasan yang telah saya capai, meskipun belum semua kepuasan-kepuasan itu saya raih.

Mulai detik ini saya (Khoirul Anwar), berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi, dan mencoba memberi manfaat kepada orang lain selagi saya mampu untuk membantu.

Jogjakarta, 28 Mei 2012 | 04:16 WIB

Iklan

Ejekan:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s